Jumat, 11 Oktober 2024

Sebuah puisi curahan dan pembangkit

.~° KEJAMNYA DUNIA °~.

(Ditulis oleh FeBx-0602)


Di permukaan lautan yang tak bertepi,  

Terdampar jiwa di dermaga yang sunyi,  

Waktu melaju, tak peduli itu sepi,  

Kebenaran terbungkus gumpalan ilusi,  

Terlukis getirnya derita, dunia kian menyepi.


Laksana mentari yang ditelan malam,  

Cahaya harapan redup tanpa salam,  

Roda nasib berputar tanpa arah,  

Manusia berlari, namun hilang sudah,  

Jiwa tertikam oleh asa yang patah.


Bibir tersenyum, namun kalbu menjerit,  

Pintu-pintu kasih tertutup rapat,  

Tangan-tangan rapuh seakan kesat,  

Hidup hanyalah teka-teki rumit,  

Di balik topeng, nurani pun tersesat.


Laksana badai menggulung asa,  

Ketulusan terhanyut, sirna entah ke mana,  

Setiap langkah menjadi derap hampa,  

Di bawah langit yang tak lagi bersahaja,  

Keadilan bagai ilusi semata.


Namun, meski dunia menyajikan racun,  

Ada cahaya kecil di sudut kelam,  

Walau dunia tak selalu ramah dan nyaman,  

Kebangkitan tetap menanti di ujung malam.  

Bismillaah....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sometimes, life is so unpredictable

     Hidup, sangat mustahil ditebak. Ada yang lagi naik daun dan di puncak karir, tapi kena penyakit keras. Ada yang setiap hari harus menja...